Merencanakan Masa depan dengan sun life

Halo, masih inget dengan beberapa postingan terakhir sha? salah satunya tentang belajar keuangan. Sha akhir minggu kemarin mengikuti acara talk show bersama sunlife. Belajar keuangan tentunya sama dengan merencanakan masa depan. Dimana sha mulai membagi dan merencanakan kemana uang yang di dapat setiap bulan akan mengalir.

Diawal sha kerja setelah kuliah, sha cukup kalap. Masih di maklum karena namanya juga baru pertama kali punya uang sendiri. Membeli apapun yang di mau dan uang selalu habis sampai gajian berikutnya.

Awal sha menyadari bahwa sha harus mulai menabung dan harus memiliki tujuan finansial, sha cukup sulit untuk melangkah. Meski sudah banyak membaca referensi dari buku maupun internet, kenyataannya bahwa aksi memang selalu lebih sulit dibanding apa yang kita pikirkan.

Banyak dari kita yang diberikan doktrin bahwa "rezeki tidak akan kemana, selalu datang tepat waktunya". Mungkin hal tersebut memang ada benarnya, namun tetap saja mencegah lebih baik daripada mengobati, sedia payung sebelum hujan lebih baik daripada kita basah kuyup di jalan.

Apa saja yang harus di rencanakan masa depan? banyak sekali. Jangakan untuk satu dua tahun yang akan datang. Kita bahkan merencanakan masa depan yang akan terjadi hari ini. Misalnya nanti sore mau jalan kemana atau makan dimana.

Semakin lama semakin besar rencana yang kita buat, untuk biaya pernikahan, beli rumah, beli kendaraan, pendidikan anak, dana pensiun hingga liburan. Dan yang tak kalah penting adalah kesehatan, kita saat ini mugkin sehta, menjaga pola makan dengan baik. Tapi kita tak akan pernah tahu masa depan. Kita memerlukan fund emergency untuk sakit, kecelakaan dan asuransi jiwa.

Ada banyak cara untuk melaksanakan perencanaan keuangan tersebut seperti investasi dan asuransi. Begitu pula ada berbagai macam pilihan yang bisa kita tempuh. Sun life Financial memperkenalkan Bright Advisor sebagai media tempat bertanya seputar asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi dan perencanaan keuangan.

Setiap orang memiliki kebutuhan dan perencanaan yang berbeda. Kamu ingin konsultasi mengenai perencanaan keuangan dan masa depanmu?? Kunjungi Bright Advisor. Kamu bisa konsultasi GRATIS!!





Aerial yoga di Sitara Studio Bandung

"Sha, fotoin di sana dong. Gue mau gaya yoga!"

Dia nyodorin ponsel sambil lari ke depan danau. Lalu mengangkat kaki kiri melipat ke arah lutut dan mengangkat kedua tangan tinggi-tinggi diatas kepala seperti sedang bersalaman. Cekrek! jadilah foto dengan gaya yang hits di instagram itu.

REKSADANA PERTAMAKU



Sudah lama semenjak belajar keuangan dan membuat NPWP demi memiliki reksadana. Sha pun melihat info via twitter kalau ada festival pasar modal syariah di Bursa Efek Indonesia. Tadinya sha  mau berangkat bareng temen, tapi ternyata jadwal kerja beda. Jadi berangkat sendiri.

Nyampe ke BEI, kita harus nyimpen KTP yang diganti dengan ID card.  Terus lihat-lihat stand dan mengikuti seminar yang di isi oleh Aidil Akbar mengenai perencanaan keuangan untuk pendidikan buah hati. Yang di suka dari acara kaya gini tuh, ada photobooth gratis sama banyak dapet souvenir! Hihihi


Beli Oleh-oleh Haji dan Umroh di Bursa Sajadah Bandung

Blogger Bandung bersama CEO Bursa Sajadah
Dua hari yang lalu, Isha berkesempatan menghadiri acara yang diadakan oleh Bursa Sajadah Online di Harris Hotel Convention Bandung. Buat yang berada di beberapa kota; Bekasi, Bogor, Jakarta, Malang, Solo, Surabaya khususnya Bandung pasti sudah tidak asing lagi dengan Bursa Sajadah.


PENGALAMAN MEMBUAT NPWP DI JAKARTA DENGAN KTP LUAR KOTA (BANDUNG)



Sudah baca pos isha yang sebelumnya mengenai belajar keuangan? Kalau sudah, tentu tahu kalau Isha mau bikin reksadana. Isha sudah coba ke commonwealth yang ada di kramat. Dan ternyata, disana gak jual reksadana, hanya asuransi saja. Lalu sha ke commonwealth yang ada di tanah abang.

 Udah muter-muter gak ketemu! Padahal alamatnya sesuai dan gedungnya ga ada tulisan bank commonwealth, pas di telfon pun ternyata salah sambung ke apotek, lalu sampailah ke commonwealth di Cikini.


BELAJAR KEUANGAN



Beberapa waktu lalu isha baca bukunya Farah Dini, Finchickup. Dari situ sha belajar mengenai bagaimana cara mengelola uang kita. Sebenarnya sih lebih ke trik bagaimana agar kita memiliki finansial yang ideal.
Dari buku tersebut, sha mulai searching dan baca-baca buku lain. Terus inget, punya bukunya Aidil Akbar. Padahal punya bukunya dari tahun 2011! Pernah dibaca tapi gak pernah tamat karena gak ngerti. Padahal setelah baca Finchickup, isinya ya gak jauh beda intinya.

Film surat cinta untuk kartini

Aih, belum apa-apa udah iklan! Begitulah kira-kira pendapat Isha pada beberapa menit pertama film dimulai.

Aaah, filmnya keren bangeet! Itulah kata-kata yang Isha ucapkan saat selesai nonton film ini.