Dibalik Nama


Berawal dari komennya mas Wisnu Tri yang nanyain kalau sha itu artinya apa. Juga gegara baca postingan teh Gilang Maulani yang sering salah di kira laki-laki. Kali ini sha mau cerita soal asal usul nama sha sendiri.

Waktu sha lahir, sebenernya bapa mau ngasih nama Anisa. Tapi katanya, terlalu banyak yang namanya Anisa. Jadilah di tambahin huruf V. Sepakatlah sha terlahir ke dunia ini dengan nama Vanisa. 

Kenali Potensi Bencana Lebih Cepat dengan Aplikasi Magma Indonesia

Akhir-akhir ini sha lagi seneng banget nonton film yang isinya bencana, pembunuhan, detektif, dan genre-genre yang mendekati. Ada satu hal yang selalu bikin sha takjub, teknologi. Bagaimana seorang profiler bisa mengetahui detail seseorang hanya dari petunjuk yang dimilikinya. Bahkan bisa menggali masa lalu seperti apa yang dijalani oleh orang tersebut. Tentu saja para profiler ini di bantu dengan teknologi yang sangat canggih yang bisa menemukan detail seseorang dengan cepat.


Tak hanya mengdentifikasi seseorang, teknologi juga membuat kita lebih cepat untuk mendeteksi terjadinya bencana. Kementrian ESDM kita sejak 2015 meluncurkan aplikasi bernama MAGMA (Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment) Indonesia dengan teknologi berbasis open source yang berisikan informasi dan rekomendasi kebencanaan geologi terintegrasi yang disajikan kepada masyarakat secara kuasirealtime dan interaktif.

Quarter Life Crisis


Mendekati tanggal cantik, 9-9 alias sembilan september. Sha udah dapat 5 undangan nikah di hari yang sama dan dua undangan nikah di tanggal 10 nya yang sepertinya ga bisa sha datengin satu-satu mengingat sha kerja hari sabtu sampai jam dua. Jadi ga mungkin ke kondangan jam tiga karena acaranya udah bubar.