Sunrise di gunung kunir


Subuh itu. Embun menyapa. Angin berhembus. Tangan memeluk tubuh erat, merapatkan jaket yang membalut tubuh. Sha berada diatas motor dengan seorang pemuda yang sudah biasa memandu pariwisata setempat. Itu adalah perjalanan Famtrip Jawa Tengah Februari lalu. Perjalanan dari hostel tempat kami menginap ke spot sunrise di Desa Benowo.

Sha mendongkak. Melihat ujung tangga yang kini sha pijak. Sha mengikuti mbak Imama yang berbeda dua anak pijak. Kami ditemani oleh seorang pemuda pemandu saat mendaki.

Pemuda itu. Yang entah siapa namanya. Memberitahu kami bahwa Gunung Kunir merupakan salah satu rintisan masyarakat desa benowo, kecamatan bener, kabupaten purworejo dalam bidang pariwisata. Masyarakat bergotong royong memelihara, menjaga dan memanfaatkan kondisi alam sekitar mereka.

Gunung kunir berada di ketinggian 975 mdpl. Itu sebabnya sha merasa kekurangan oksigen. Atau mungkin karena perut yang belum terisi. Sha sempat berhenti di beberapa anak tangga.


Beberapa travel blogger sudah sampai disana. Ada yang bergaya. Ada yang sedang memegang kamera, Ada yang sedang duduk di bawah pohon. Dan sha memilih untuk berjalan kaki mengelilingi puncak gunung kunir.

Sha duduk di sebuah gazebo yang ada di sana, bersandar pada tiang. Memperhatikan apa yang dilakukan orang. Kembali berjalan-jalan untuk menghilangkan rasa dingin. Kembali duduk saat mentari mulai nampak dan melihat bagaimana embun menguap.

Seorang travel blogger sedang membuat video, berlari membawa selendang. Dan melakukannya berkali-kali. Tiba-tiba kepikiran kalau loncat dari puncak sini ke bawah pake selendang gitu kaya skydiving. terus berubah jadi superman. Dan nyayi pake selendang. Enak kayaknya, sambil dengerin lagu dan makan bubur. Duduk dan selimutan sambil berbagi senyum sampe mentarinya muncul.
Dari bukit menawan di bawah gunung kunir. Keduanya termasuk jajaran pegunungan menoreh. Menorehkan cinta dihati kamu.

30 comments

  1. wakkk jangan sampai lompatan juga atuh kakak... membaca ini jadi rndu alam terbuka.. sunrise gunung kunirr kenapa kamu mencibir.. hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. aww, bisa aja mak iraa :)

      hayoloh ditanyain sama gunung kunir, kapan mampir? :P

      Delete
  2. Oh ya ampun dreamy banget lokasinya
    Pengeeennn aku kurang liburan banget huhu
    :'(

    Perfectly beautiful view

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, pas lihat hasil fotonya ternyata keren banget. kenapa pas disana aku kurang sadar ya. ahaha

      bukannya kemaren abis ke curug ya ul?

      Delete
  3. wah baru tau kalau ada tempat senatural ini di Purworejo.sunrisesan memang enak,tapi kalo sendiri mah jadi sedih ga ada temen ngobrol kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, harus ada temennya :)

      sha juga belum pernah nyobain sunrise.an sendiri :D

      Delete
  4. Cieee, menorehnya ke hati segala Mba..hehe
    Kalau udah dengar atau lihat pemandangan di gunung itu bikin kangen ketinggian, pengen selalu mengabadikan momen .. he

    ReplyDelete
  5. sayangnya pas mendung, sunrise-nya nggak keliatan deh jadinya :(
    *alibi padahal karena bangun telat

    ReplyDelete
  6. jangan sampai kesini pas tahun baru,...bakal ga bisa nikmati sunrise alias penuh pengunjung...hehehe

    ReplyDelete
  7. Wuihhh keren banget view-nya. Nggak gamang apa Sha pas ngelihat ke bawah gitu, haha...

    ReplyDelete
  8. mantap nih, Jawa Tengahnya di sebelah mana ya

    ReplyDelete
  9. kereenn pemandangannya yaaa, pengen kesana jadinyaa :)

    ReplyDelete
  10. Waah ngga kepikiran kalo purworejo punya spot sunrise ya, noted! Next destinatiom. Hehe

    ReplyDelete
  11. View-nya bener2 ajib deh. Suka banget liat layer-layer bebukitan yang diselimuti kabut tipis.

    ReplyDelete
  12. wohoooo, kereeennn bangettt! Sunrise yg perfecto!
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  13. Paling demen sama pemandangan/ view pegunungan gini :D
    mantepp.. mantep...
    Biasanya butuh perjuangan ya gan kalau ke dataran tinggi gini..

    ReplyDelete